Kenduri Agung Pengabdi Lingkungan, KAPAL Minta Guru Ikut Tanggung Jawab


Mojokerto, Memo
Tanggal 26 Desember 2004, bencana tsunami meluluh-lantakkan tanah Aceh. Maka persis 7 tahun setelah peristiwa dahsyat itu, para guru diminta peran sertanya dalam mensosialisasikan mengenai pentingnya mengenali, memahami, dan melakukan tindakan tanggap darurat terhadap bencana. Bukan hanya itu, guru juga perlu memimpin gerakan pencegahan bencana alam.
Sebagai pendidik yang memiliki peran strategis, maka para guru memiliki tanggungjawab besar dalam melakukan sosialisasi tentang bencana alam. Bahwa Indonesia ini sudah menjadi negara yang kaya bencana, namun masih sangat banyak orang yang tidak mau belajar dari berbagai bencana tersebut. Manakala bencana dipelajari dengan baik, maka sekiranya tidak dapat dicegah, setidaknya dapat meminimalisasi jumlah korban yang timbul.
Pakar bencana alam dari ITS Surabaya, Dr. Amien Widodo mengemukakan hal itu dalam acara Kenduri Agung Guru Pengabdi Lingkungan di PPLH Seloliman, Trawas, dalam acara yang diselenggarakan oleh Kenduri Agung Pengabdi Lingkungan (KAPAL) Jatim, Selasa (27/12). Read more…

WALI Gelar Pelatihan Wirausaha Alternatif Perempuan Desa

Dra. Sri Wuryani dan Endang dari WALI (kaos puitih) bersama peserta pelatihan (pw1)

Risnani Pudji Rahayu memberi materi (pw1)


Teks/foto : prayogi waluyo
Mojokerto,Memo
Wahana Lentara Indonesia (WALI) menggelar Pelatihan Wirausaha Alternatif Perempuan Desa dengan materi Pemanfaatan Limbah untuk Kerajinan Tangan, yang berlangsung Kamis – Jumat (22-23/12) di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Acara diikuti 33 peserta dan dibuka Camat Pacet, Rosa Jani Witjaksono didampingi istri.
Dalam pelatihan ini peserta diberi bekal pengetahuan sekaligus praktek pengenalan, pengelompokan sampah rumah tangga dan pembuatan kreasi daur ulang dari sampah yang disampaikan oleh Risnani Pudji Rahayu, Pudji Winarni dan Wahyu Satria Bhakti pemateri asal Surabaya. Read more…

“Jancuk, Cukimai, Sialan” itu Potensi Tradisi Lisan

Ayu Sutarto - Djoko Prakosa, moderator - Henricus Supriyanto


oleh : prayogi waluyo
Kata-kata pisuhan yang sering dianggap tabu dan tidak sopan itu ternyata merupakan potensi tradisi lisan yang belum digali secara maksimal. Orang Surabaya suka menyebut “Jancuk”, tapi apa maknanya? Bagaimana asal mulanya? Mengapa menggunakan sebutan itu? Di berbagai daerah memiliki pilihan kata pisuhan yang unik dan memiliki alasan kultural tersendiri, seperti Sialan atau Cukimai dan sebagainya. Dengan mengupas kata-kata “Jancuk” misalnya, dapat menjadi bekal untuk menjadi sarjana (S-1), Strata 2 dan bahkan Strata 3.

Sutamat Arybowo


Dalam diskusi mengenai Potensi Seni Tradisi Lisan Jawa Timur yang berlangsung di Gedung Cak Durasim, Taman BudayaJawa Timur, Selasa (13/9) dua orang guru besar, Prof. Ayu Sutarto dari Jember dan Prof. Henricus Supriyanto dari Malang, mengemukakan hal itu. Dalam sesi berikutnya, tampil Dr. Sutamat Arybowo, wakil ketua Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Pusat.

Yang disebut tradisi lisan itu meliputi: Cerita rakyat, baik yang berbentuk mite, legenda, maupun dongeng. Pituduh dan wewaler “ajaran dan pantangan” yang digunakan sebagai rujukan dalam kondisi sosial. Juga ternasuk teka-teki, berbagai jenis mantra, lagu dolanan, puisi rakyat, baik yang berbentuk parikan maupun wangsalan, termasuk juga pisuhan atau “kata-kata makian”.

Tradisi yang sebagian berupa lisan juga dapat ditemukan dalam kepercayaan dan religi, permainan tradisional, teater tradisional, tari tradisional, adat-istiadat, upacara tradisional dan juga pesta rakyat. Read more…

Seminar Potensi Tradisi Lisan Jawa Timur

oleh prayogi waluyo
Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Jawa Timur bekerjasama dengan Taman Budaya Jawa Timur hari Selasa ini (13/9) mulai pukul 12.00 menggelar seminar Potensi Tradisi Lisan Jawa Timur di gedung Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur, Jl Gentengkali 85 Surabaya. Prof. Ayu Sutarto dari Universitas Jember yang juga ketua ATL Jawa Timur menjadi pembicara dengan topik Kekayaan Potensi Tradisi Lisan di Jawa Timur, sedangkan Prof. Henricus Supriyanto, ketua Dewan Kesenian Kab. Malang berbicara mengenai Tradisi Lisan dalam Kesenian di Jawa Timur.

Menurut Henri Nurcahyo, sekretaris ATL Jawa Timur, tradisi lisan dapat menjadi kekuatan kultural dan salah satu sumber utama yang penting dalam pembentukan identitas dan membangun peradaban. Bahwa tradisi lisan merupakan salah satu deposit kekayaan bangsa untuk dapat menjadi unggul dalam ekonomi kreatif.

Tradisi lisan bukan hanya soal bahasa (lengkap dengan beragam dialeknya), tetapi juga mencakup sastra lisan, seperti mite, legenda, dongeng, hikayat, mantra, dan puisi serta berbagai bentuk seni pertunjukan. Bahkan juga termasuk sistem kognitif masyarakat, seperti adat istiadat, sejarah, etika, obat-obatan, sistem geneologi, dan sistem pengetahuan yang dituturkan secara turun-temurun di nusantara.

Namun realitanya posisi tradisi lisan masih terpinggirkan, potensinya masih terabaikan, dan masih banyak yang menganggap bahwa tradisi lisan hanyalah peninggalan masa lalu yang hanya cukup menjadi kenangan manis belaka. Tradisi lisan seolah-olah tidak relevan lagi dengan kehidupan modern yang semakin melaju sangat cepat selama ini.

Kemajuan teknologi ternyata tidak disikapi secara arif sehingga semakin meminggirkan posisi tradisi lisan. Tradisi lisan berupa dongeng, kegenda,mitos dan sebagainya seringkali dianggap fiktif, padahal sangat terbuka kemungkinan besar untuk membuktikan bahwa dongeng, mitos, dan legenda itu merupakan fakta yang kebetulan tidak dituliskan.

Pembuktian semacam itu tidak mungkin dilakukan ketika ilmuwan dan peneliti Indonesia apriori terhadap kebenaran tradisi lisan secara ilmiah. Dibutuhkan dekonstruksi sikap tentang status tradisi lisan dalam khazanah dunia ilmiah Indonesia. Menyemarakkan seminar, juga disajikan pertunjukan seni tradisi lisan, yaitu Santiswaran, yang dibawakan oleh Luwar dkk. (*)

Gerombolan Bandit Perampok Antar Pulau Dibekuk

uplouder : prayogi waluyo

6 gerombolan bandit perampok antar pulau dalam proses penyidikan di Polsek Gondang dan barang bukti truk (hir)


Sopir Bungkam, Penadah Kabur
Mojokerto, Memo
Aksi kejahatan Guntur Siombing (40) si raja tega bersama kawan – kawannya harus berakhir di wilayah Mojokerto. Warga Desa Buntu Gedindar Kecamatan Tanjung Mrawa Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara ini dibekuk tim buser Polsek Gondang saat membawa kabur truk bernopol BE 9625 C bermuatan kopi bubuk pukul 05.00 dini hari Rabu (26/8).

Reaksi cepat yang dilakukan tim Reskrim Polsek Gondang patut mendapat acungan jempol dalam menindaklanjuti laporan warga terkait ada truk bernopol Nopol BE 9625 C telah masuk Desa Kalikatir tengah malam. Warga menjadi curiga lantaran truk beserta awak tidak ada satu pun yang dikenal. Read more…

Karyawan PT. Summit Otto Finance Berlagak Preman, Keroyok Wartawan saat Liputan

uplouder : prayogi waluyo

suasana-negosiasi-nasaba-dengan-pihak-pt-summit-otto-finance-yang-diabadikan-sehingga-memicu-pengeroyokan-kepada-wartawan-memorandum-jek.

Mojokerto, Memo
Mujiono yang akrab dengan panggilan ujeck (30), wartawan Harian Pagi Memorandum Biro Mojokerto, menjadi korban penganiayaan karyawan, PT. Summit Otto Finance, perusahaan pembiayaan kredit sepeda motor.

Mujiono dianiaya saat meliput kasus penarikan paksa sepeda motor milik seorang yang diketahui bernama, Ahmad Ali. Tragisnya, penganiayaan itu terjadi di depan dua petugas Sat Reskrim Polresta Mojokerto, Rabu (24/8).
Penganiayaan terjadi sekitar pukul 12.30, Berawal ketika Mujiono hendak meliput kasus korban penarikan paksa motor kredit yang melapor ke Mapolresta Mojokerto. Read more…

Seniman Batu Temukan Galeri Alternatif

Kuda Lumping anak-anak (hnr)


Oleh : prayogi waluyo
Kalangan seniman Batu menyambut positif penyelenggaraan Festival Putri Bulan yang berlangsung sehari penuh, Minggu, 14 Agustus 2011. Meski belum berlangsung maksimal seperti rencana semula, namun mereka menganggap bahwa lokasi Putri Bulan Cottage tempat berlangsungnya acara tersebut merupakan bentuk galeri alternatif dibanding galeri seni rupa pada umumnya. Artinya, perupa bukan hanya menyerahkan karya untuk dipajang begitu saja melainkan ada proses berkesenian yang menyertainya. Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.