Lost In Majapahit Segera Digelar

Oleh:prayogi waluyo-Swara Majapahit

Informasi tentang dugaan perusakan situs Majapahit kembali memantik beragam kalangan untuk mendatangi lokasi situs di Trowulan Kabupaten Mojokerto. Mereka sangat prihatin mendengar berita itu.

Kondisi ini yang menggugah kelompok dari pekerja seni dan pecinta sejarah serta civitas akademika merapatkan barisan. Di Padepokan Selo Adji di desa Watesumpak, kec. Trowulan, Mojokerto (16/2) para seniman dan budayawan dalam sebuah komunitas Kelompok Pekerja Seni Pecinta Sejarah (KPSPS) berkumpul. Tujuannya satu, berdiskusi tentang upaya pelestarian dan perlindungan benda-benda bersejarah.
Kelompok ini dimotori pelukis Jansen Jasien asal Krian dan Rully Anwar jurnalis radio Suara Surabaya. Mereka memutuskan membentuk KPSPS perwakilan Mojokerto. Hadir pula dalam pertemuan itu, rombongan dari Universitas Ciputra Surabaya diantaranya, Freddy H Istanto, Dekan Fakultas Teknologi dan Desain.
Chairman Surabaya Heritage ini juga mengajak beberapa dosen seperti Yohanes, Direktur Program, Eko. Ibu Ir Jean Francois Poillot, Ir L Maureen Nuradhi, Ibu Ida dan Alwi Sjaaf, peneliti dari Jakarta. Mereka turut pula menyaksikan terbentuknya KPSPS Perwakilan Mojokerto yang mendapuk Jansen Jasien, kelahiran Gresik, 15 april 1974, sebagai ketua.
Jansen Jasien berharap kepengurusan KPSPS Mojokerto nantinya akan berjalan dengan baik dan membawa barokah. Yohannes, selaku Diretur Program Universitas Ciputra Surabaya mengutarakan bahwa saat ini industri kreatif menjadi tren.
Pada dasarnya secara pribadi maupun lembaga dapat menghasilkan entreprenur. Kalau seniman mengetahui apa yang diinginkan market tentu menarik. Ia menceritakan, ketika berkunjung ke Amerika Serikat, ada museum yang menjual replika patung patung yang menjadi koleksi museum di Amerika. Bentuknya kecil dan halus sehingga dapat dijual dengan harga mahal.
Program kerja KPSPS Mojokerto tahun ini adalah mengadakan pameran seni rupa merespon Majapahit. Ada 10 usulan yang akan dipilih sebagai judul pameran yakni Wayahing Majapahit, Ribut ing Majapahit, Goro Goro Majapahit, Nglangut ing Majapahit, Majapahit oh Majapahit, Imajinasi (Memori) Majapahit, Pesan dari Majapahit, Situs yang bergerak, Lost in Majapahit dan Retro of Majapahit.
Secara aklamasi 14 peserta memilih Lost in Majapahit yang bakal dihelat Oktober 2009
di Galeri House of Sampoerna (Surabaya) dan Padepokan Selo Adji (Trowulan).
Pameran akan diikuti perupa dari Semarang, Surabaya, Mojokerto, Lamongan. Mereka adalah: Ribut Sumiyono, Hadi Sucipto, Nanang, Samijan, Muchisun, Nanang Moeny, Joni Ramlan,Nurel Javissyarqi, Jansen Jasien, Hardono, Dukan Wahyudi, Jarwoko, Hari Yong, Iwan Elastis Desain, Andi Prayitno, Sugeng Hariyanto, Saiful Hadjar, Jenny Lee, Peter Wang, Auli Kastari, Asep Leoka.
Peserta bebas mengekspresikan kesan-kesannya pada Majapahit lewat media lukis, sketsa, patung fotografi, instalasi. Untuk membantu mengarahkan tema pameran, Fahrudin Nasrulloh akan membuat esai pengantar pameran.
Program lain yang sedang digagas adalah memberikan penghargaan kepada sejumlah juru kunci candi/situs yang selama ini masih belum mendapatkan penghargaan yang layak atas dedikasinya selama ini.

Pengurus KPSPS Mojokerto
Ketua : Ribut Sumiyono
Wakil Ketua : Hadi Sucipto
Sekretaris : Abdul Malik
Bendahara : Nanang
Alamat : Jl.Raya Jatisumber Desa Jatisumber 11, Desa Watesumpak, Kec Trowulan, Kab. Mojokerto – Jawa Timur
Telp/fax 0321- 496171, Hp 081 232 79 716
Email: ribut.sumiyono@gmail.com http://seloadji.multiply.com
wara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s