IPJI Independen Dalam Sikap Pilpres 2009

Foto-foto : Prayogi Waluyo
Rakernas IPJI 2009 baru saja berakhir tadi malam(13/6 ), dalam perhelatan rapat kerja insan penulis dan Jurnalis terbesar di Indonesia ini, tentunya banyak hal yang bisa menjadi acuan bagi program kerja organisasi IPJI di masa mendatang. Dalam tataran konsep organisasi yang sesuai dengan AD/ART, IPJI tetap konsisten bersikap independen dalam menyikapi konstelasi politik di tanah air menjelang Pilpres 2009.

“Insan Penulis dan Jurnalis hendaknya lebih independen dalam mengawal pembangunan nasional” Tegas Ketua Umum DPP IPJI Taufiq Rahman, saat membuka Rakernas yang berlangsung pada tanggal 12-14 Juni 2009 di Grand Cempaka Jakarta.

Agenda rakernas juga membahas blue print organisasi di masa mendatang. antara lain ; memperketat pola rekruitmen dan memisahkan unsur penulis, jurnalis dan non penulis-jurnalis. Meski belum menjadi sebuah penetapan yang sah, namun rekomendasi ini setidaknya bisa menjadi awal kebangkitan Insan Penulis dan Jurnalis Indonesia dalam menentukan sikap yang lebih tegas.

Pola Rekruitmen yang selektif dan ketat menjadi salah kunci penting dalam mengembangkan organisasi yang selama ini tergabung dalam DEWAN PERS. Merubah mainset memang tidak mudah, sebab masih banyak anggota IPJI yang saat ini bukan berasal dari Insan Penulis dan Jurnalis sehingga eksistensi IPJI dalam kacamata organisasi pers terkesan masih Abu-abu.

Itulah sebabnya diperlukan sebuah pola rekruitment yang lebih terarah dan fokus sesuai AD/ART. “Jika dibandingkan dengan PWI dan AJI, tentu saja usia IPJI masih sangat muda, namun kita tetap yakin bahwa di masa mendatang organisasi ini bakal menjadi garda depan dalam membangun bangsa melalui pena” ujar Taufiq Rahman.

Independensi dalam pendanaan tentunya juga harus diimbangi oleh independensi dalam menentukan sikap.  Sehingga IPJI diharapkan menjadi kontrol bagi setiap kebijakan pemerintah baik di tingkat nasional maupun daerah. Dalam perhelatan ini,  dihadiri oleh 49 orang unsur DPP Pusat, 32  DPW Provinsi dan 160 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia. Itu artinya telah memenuhi Kuorum. Dengan komposisi 30 Jurnalis dan 70 Penulis dari berbagai profesi mulai dari PNS, Dosen, Eksekutif Muda, hingga Akademisi (mahasiswa).

Pembahasan menjadi lebih fokus mengingat selama ini anggota IPJI terbuka bagi semua pihak yang memiliki visi dan misi yang sama dalam pendidikan serta pembelajaran untuk mendukung pembangunan SDM yang berkesinambungan melalui pena.

“IPJI terbuka bagi siapa saja bagi yang hendak bergabung, asalkan sesuai dengan Amanah yang ditetapkan dalam AD/ART Organisasi” Ujar Ketua DPP IPJI.

Grand Desain IPJI juga ditetapkan dalam Rakernas, adalah menjadi sebuah organisasi Insan Penulis dan Jurnalis yang independen, memiliki integritas tinggi dalam profesi dan kegiatan menulis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s