Pemilihan Walikota Surabaya Obsesi Elite dengan Arus Bawah Tidak Sinkron

oleh:rokimdakas

Konstelasi politik terkait Pemilihan Walikota Surabaya 2010 kian dinamis. Keputusan petinggi partai yang memberikan rekomendasi pada non kader mendapat perlawanan Pengurus Anak Cabang. Keputusan DPP PDI Perjuangan memilih Tri Rismaharini sebagai Cawali menyisihkan Saleh Mukadar. Partai Demokrat tidak memberikan rekomendasi pada Fandi Utomo tapi pada Arif Afandi. Begitu juga Yulyani, kader PKS pun harus mengelus dada karena yang dipilih partainya justru orang lain. Kehendak petinggi partai dengan arus bawah tidak seiring.
Hasil Rakercabsus PDIP Surabaya yang memutuskan Saleh Mukadar dan Bambang Dwi Hartono sebagai bakal calon walikota dan wakilnya di tangan Dewan Pengurus Pusat ternyata berubah. Rekomendasi elite partai justru diberikan pada Tri Rismaharini-Bambang DH. Risma, kepala Bapeko Surabaya tampaknya kejatuhan rembulan berpasangan dengan ‘bosnya’ Bambang DH (Walikota Surabaya) yang akan menjadi wakilnya.
Rekomendasi yang dinilai salah alamat itu mendapat reaksi dari 22 PAC Surabaya menyatakan penolakan karena dianggap tidak aspiratif. Dalam pertemuan di rumah makan Tamansari (20/03), secara senada PAC Tandes, Sambikerep, Bubutan dan Krembangan secara terus terang menyatakan kecewa dan menolak Risma yang dianggap sebagai penumpang gelap. Meskipun Saleh mengajak bersikap bijak dan mematuhi keputusan partai namun sikap grass root tetap bergeming.
Saleh Mukadar, anggota Komisi E DPRD Jatim juga Ketua Umum Persebaya pada wartawan menyatakan, “saya legowo dan berharap para pendukung bisa memahami keputusan yang dikeluarkan DPP. Namun demikian saya tidak bisa mengubah sikap para PAC. Saya tidak bisa menjamin apa yang saya katakana bisa dipatuhi seluruhnya oleh mereka.” Para pengamat menilai statement Saleh itu justru menunjukkan kalau dirinya tidak benar-benar legowo, meskipun mengadakan acara bertajuk silaturahmi namun suasananya provokatif menolak pencalonan Risma-Bambang.
Yang tak kalah jengkelnya juga ditunjukkan oleh Fandi Utomo, kader Partai Demokrat yang berperan dalam tim pemenangan SBY tahun 2004 dan 2009 ternyata rekomendasinya justru diberikan pada Arif Afandi, wakil walikota Surabaya sekarang berpasangan dengan Adies Kadir dari Golkar.
Karena pernah gagal tampil pada Pilwali Surabaya 2004 kemudian Fandi berusaha mencari tiket dari partai PDS, PKS, PPP dan PKNU yang memiliki 11 kursi di DPRD Surbaya. Fandi Utamo berpsangan dengan Yulius Bustami sementra Yulyani yang sebelumnya digadang-gadang sebagai primadonanya PKS akhirnya harus melipat impinannya tampil dalam Pilwali 2010.
Fitra Jaya Purnama – Naen Suryono yang hadir sebagai calon independen dalam Pilwali Surabaya tampaknya menyemarakkan peta politik di Kota Pahlawan karena berhasil memenuhi persyaratan dengan menyerahkan foto copy KTP sebanyak 90 ribuan sebagai bentuk dukungan dan dinyatakan lolos verifikasi. Aktivis 1998 ini menyakini bisa memenangkan Pilwali jika bisa meraih 400 ribu suara. Sementara sekarang sudah mampu menggaet 200 ribuan suara. “Dalam tempo dua bulan kemungkinan besar target itu akan tercapai,” tutur aktivis yang didukung oleh KAS – Konsolidasi Arek Surabaya yang memiliki jaringan 153 elemen.
Kandidat independen lainnya adalah Alisyahbana-Chrisman Hadi. Keduanya mendaftar diri ke kantor KPU di Jl. Adityawarman Surabaya di hari terakhir penutupan, Rabu (17/03). Syarat untuk bisa mendaftar cawali-cawawali melalui jalur independen memang cukup berat. Setidaknya harus disertai foto kopi dukungan disertai KTP 87 ribu massa, atau 3 persen dari jumlah penduduk Surabaya (2,9 juta jiwa) yang harus tersebar di 16 kecamatan dari 31 kecamatan di wilayah Surabaya. (kim)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s