Saiful Ilah – Hadi Sucipto Menang Telak 60,46% Pemilukada Sidoarjo 2010

oleh : prayogi waluyo
dimuat di swara rakyat

KABUPATEN Sidoarjo yang secara sosial ekonomi dalam titik nadir, mulai November mendatang akan dipimpin Bupati baru. Kepastian itu terproyeksi dari rekapitulasi penghitungan manual hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2010 tingkat kabupaten, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo di aula kantor KPU Sidoarjo Jl. Cemengkalang, Rabu (28/7) siang.

Hasil rekapitulasi suara pemilih yang didapat dari 18 PPK (Panitia Pemilih Kecamatan) itu, memastikan pasangan SUCI (H. Saiful Ilah – H. MG Hadi Sucipto) sukses meraup 450.586 suara atau 60,46 %. Hasil in mengesahkan calon nomor 4 sebagai pasangan yang paling sah untuk menjabat Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo periode 2010-2015. Urutan kedua ditempati pasangan BPW – Huda (Bambang Prasetyo Widodo – Khoirul Huda ) yang menuai 17,84 % dengan total suara 132.977. Berikutnya pasangan MIKUL (Emy Susanti – H. Khulum Junaidi) yang meraih 82.918 suara atau setara dengan 11,13%.
Dua posisi terahir diduduki pasangan YS (Yuniwati Teryana-H Sarto) dengan perolehan 54.593 suara atau sama dengan 7,32 %. Perolehan suara dukungan masyarakat terkecil diraih pasangan independen SAHID (H. Agung Subaly-H Samsul Wahid) yang hanya mendapat 24.247 suara atau sama dengan 3,25 %.

Proses rekapitulasi suara Pemilukada Sidoarjo tersebut dihadiri saksi dari pihak Muspida, Panitia Pengawas Pemilu Kada, dan perwakilan dari lima pasangan calon. Rekapitulasi perolehan suara berjalan lancar dan hanya membutuhkan waktu dua jam tanpa ada protes dari perwakilan setiap pasangan.

“Setelah melihat hasil rekapitulasi dan tidak ada protes dari pihak lain, kami menetapkan pasangan Saiful Ilah-MG Hadi Sutjipto sebagai pemenang pilkada Sidoarjo. Kami berharap para calon yang gagal untuk menghormati hasil Pemilukada 2010 ini secara legowo,” kata Ketua KPU Sidoarjo, Muhammad Ansori SH.

Dalam Pemilukada yang digelar 25 Juli, menurut dia, total jumlah suara sah sebanyak 745.321 orang dari 1.286.640 nama warga Sidoarjo yang tercatat dalam Daftar Pemilh Tetap (DPT), sementara suara tidak sah tercatat sebanyak 47.956 buah (6,06 %). Dari jumlah tersebut membuktikan sebanyak 493.363 (38,35 %) orang tidak hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak politiknya.

Kemenangan pasangan bernomor urut 4 itu, sesungguhnya sudah terpastikan dari hasil quick count (penghitungan cepat) yang dilakukan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sidoarjo, pasangan SUCI meraih 60,38 persen, BPW-Huda mengantongi 17,84 persen, MIKUL membukukan 11,09 persen, YS mendapatan 7,12 persen dan SAHID sebanyak 3,34 persen.

Suara pasangan Saiful Ilah-Hadi Sutjipto yang diusung PKB-PKS-PDS dan PPP, unggul di sejumlah TPS yang dihuni korban lumpur. Tampaknya warga korban lumpur menilai Saiful Ilah lebih peduli pada nasib mereka saat warga tertimpa bencana lumpur panas tersebut. Di TPS 07 Desa Kedungsolo Kecamatan Porong, SUCI mendulang 269 suara. Posisi berikutnya diduduki pasangan Yuniwati Teryana-H Sarto dengan angka 104 suara, disusul Emy Susanti-HM Khulaim Junaidi 21 suara, Bambang Prasetyo Widodo-Khoirul Huda 13 suara dan Agung Subaly-Samsul Wahid 2 suara.

Sebagai informasi, TPS 07 berlokasi di kawasan perumahan Reno Regency, lokasi kawasan relokasi yang dihuni para korban lumpur asal Desa Renokenongo, Kecamatan Porong. Kondisi sama terjadi di TPS 8 di kawasan yang sama. Suci berada di urutan teratas dengan 165 suara. Urutan selanjutnya ditempati oleh YS, sebanyak 108 suara, BPW-Huda sebanyak 43, Mikul sebanyak 13 suara, dan Agung-Wahid sebanyak 4 suara.

Di TPS 03 Desa Besuki, Kecamatan Jabon, SUCI juga meraup suara lebih dibandingkan kandidat lainnya. Di TPS yang berdiri di bekas jalan tol Gempol-Porong ini, Suci meraup 145 suara. Selanjutnya, MIKUL 75 suara, YS 19 suara, BPW-Huda 6 suara, dan Agung Wahid 3 suara. Serupa juga terjadi di kompleks perum Kahuripan Nirwana Village (KNV) yang banyak dihuni para korban lumpur.

Abdul Rokhim, warga Desa Besuki RT 1/RW 5 Kecamatan Jabon menilai SUCI banyak dipilih korban lumpur karena faktor popularitas Saiful Ilah. Warga menganggap saat menjabat Wakil Bupati Sidoarjo, Saiful telah berbuat banyak untuk warga. “Sejak awal bencana lumpur Lapindo hingga masa ketidakpastian, Saiful kerap bertemu warga korban lumpur,” ujarnya.
Wakil korban lumpur asal Besuki ini menyatakan, saat ini warga Besuki masih belum tuntas ganti ruginya. Sebanyak 50 persen ganti rugi warga belum dilunasi pemerintah melalui dana APBN. Karena itulah, dia berharap siapapun nanti bupati dan wakil bupati yang jadi, tetap peduli pada nasib korban lumpur. “Karena masalah lumpur belum sepenuhnya tuntas,” jelasnya.

Senada disampaikan Ali Mursyid, warga Besuki RT 5/RW 7. Menurutnya, banyaknya suara yang diraup SUCI dari korban lumpur karena situasi saat ini, dimana persoalan ganti rugi belum tuntas. Saiful dianggap lebih netral jika dibandingkan dua kandidat lainnya, yang disebut-sebut maju karena dorongan Lapindo Brantas Inc (LBI). “Meskipun harus kita akui bersama semua pasangan kandidat tidak punya konsep yang jelas untuk menuntaskan masalah lumpur,” cetusnya.

Tidak hanya di lokasi korban lumpur Lapindo saja, pasangan SUCI juga unggul di TPS 1, Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo. TPS tempat Saiful Ilah dan salah satu pesaingnya, Emy Susanti, mencoblos. Di TPS ini pasangan SUCI unggul dengan perolehan suara terbanyak 236 suara, disusul pasangan nomor dua Emy-Khulum Junaidi 55 suara, pasangan nomor lima Bambang Prasetyo Widodo-Khoirul Huda 28 suara, pasangan nomor satu Yuniwati Teryana-Sarto 19 suara, dan pasangan nomor tiga Agung Subaly-Samsul Wachid (calon independen) 14 suara.

Saiful-Hadi juga menang di TPS 2, Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, tempat Hadi Sutjipto memberikan suara. Pasangan SUCI unggul dengan perolehan 258 suara, memimpin jauh dari keempat pasangan lainnya yang hanya mengantongi suara tak lebih dari 30 suara. Hal serupa juga terjadi di basis pasangan nomor urut satu, Yuniwati-Sarto di TPS 10 dan 11 Kelurahan Pagerwojo, Kecamatan Buduran. Di kedua TPS itu SUCI memimpin dengan perolehan 105 suara dan 135 suara. Sementara itu, di TPS 10 Yuniwati-Sarto hanya mengantongi 39 suara dan di TPS 11 hanya 19 suara.
Sedangkan kekalahan pasangan SUCI terjadi di basis suara pasangan Bambang-Khoirul. Di TPS 11, Desa Sukolegok, Kecamatan Sukodono, tempat calon bupati Bambang Prasetyo Widodo mencoblos. Pasangan Bambang-Khoirul unggul dengan perolehan 277 suara, disusul Saiful-Hadi 97 suara, Yuniwati-Sarto 7 suara, Emy-Khulum 6 suara, dan pasangan independen Agung-Wachid 4 suara.

SUJUD SYUKUR
Kendati hasil penghitungan cepat hasil laporan 2.732 relawan PKS yang disebar di semua TPS itu, baru menempatkan keunggulan sementara. Duet Abah Ipul dan Pak Tjip (panggilan populer pasangan H. Saiful Ilah dan H. Hadi Sucipto) didampigi Ketua PKB Jatim H. Imam Nahrawi sudah melakukan sujud syukur di kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Sidoarjo, Jalan Airlangga, Sidoarjo. Para simpatisan dan pendukung pasangan ini turut tumpah ruah merayakan kemenangan sementara pasangan usungan mereka.Ketika melaksanakan sujud syukur, kedua pasangan itu terlihat beurai air mata. Tak hanya itu, mereka juga terlihat sesenggukan menahan suara tanis haru atas kemenangan sementara yang dicapai.

Usai melaksanakan sujud syukur, kedanya menuju Kantor DPC PKB Sidoarjo di Jl Erlangga. Ia menggelar pidato politik atas kemenangan sementara itu. Dalam pidatonya, Saiful mengucapkan syukur atas kemenangan sementara ini. “Insya Allah kemenangan sementara ini merupakan titik terak dari kemenangan rakyat. Saya akan berusaha mengakomodir ide dari keempat pasangan lain yang cukup baik untuk membuat maju Sidoarjo,” katanya.

Sehari pasca hari pemungutan suara, Senin (26/7), Bupati Sidoarjo Win Hendrarso didampingi istrinya Emy Susanti serta bersama rombongan seluruh jajaran Pemda menggunakan tiga bus bertandang kerumah Saiful Ilah di Jl. Malik Ibrahim 45 Sidoarjo. Rombonga tersebut disambut oleh Saiful Ilah dan MG Hadi Sutjipto bersama para istri-istrinya.

Usai melakukan pertemuan, Win Hendrarso mengatkan, kehadirannya ke rumah Abah Ipul itu untuk mengucapkan selamat kepada Pak Saiful dan Pak Tjip atas terpilihnya menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2010-2015. “Baik lisan maupun hati, saya ucapkan selamat atas kemenangan yang diraih Pak Saiful Ilah bersama Pak Tjip. Jadi tidak ada tutup-tutupan, tidak palsu-palsuan agar dalam Pemilukada Sidoarjo bisa dicontoh oleh daerah lain,” katanya.

Win juga menggambarkan bahwa proses Pemilukada bagaikan belajar naik sepeda bersama. “Jatuh bangun bersama, tetapi setelah mahir menaiki, kita kebut-kebutan, bahkan serepet-serempetan. Tetapi saat mencapai finish, kita harus mengakui, kita harus legowo,” jelasnya.

Selain itu, Win Hendrarso juga menginstrusikan kepada Sekda dan seluruh jajaran untuk mendukung kepemimpinan pasangan Saiful Ilah-MG Hadi Sutjipto (SUCI). Sikap loyal pada pimpinan, dikatakan, wajib dilakukan bawahan dan semua perangkat kerja Kabupaten, sehingga progam visi dan misi yang disampaikan Abah Iful dan Pak Tjip saat kampanye dan didukung rakyat itu dapat terealisasi menuju Sidoarjo yang makmur kerto raharjo.

Mengenai PR yang belum selesai, Win mengatakan adalah PR bersama karena Pak Saiful juga telah mendampingi selama 10 tahun, atau satu paket. Selain itu dirinya juga masih mempunyai tugas bersama hingga akhir Oktober mendatang. * prayogi/vd

Kasus Money Politik yang Diproses Panwas Pemilukada Sidoarjo
Tempat Bukti Terlapor
Siwalanpanji, Buduran Uang Rp 10 ribu dan empat bungkus mi instan Mikul
Bebekan, Taman Uang Rp 10 ribu Suci
Bebekan, Taman Uang Rp 10 ribu dan empat bungkus mi instan Mikul
Kepuhkemiri, Tulangan Uang Rp 10 ribu dan empat bungkus mi instan Mikul
Jalan Airlangga, Sidoarjo Uang Rp 10 ribu BPW-Huda
Jalan Raden Patah, Sidoarjo Uang Rp 100 ribu Mikul

Sumber: Panwas Sidoarjo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s