oleh : prayogi waluyo
Suasana seperti “Kampung Seni” digelar hanya sehari, Minggu, 14 Agustus 2011, di Kota Batu, sejak pagi hingga sore hari. Dinamakan Festival Putri Bulan karena lokasinya di halaman Putri Bulan Cottage di Jalan Bukit Berbunga, arah menuju Selecta. Berbagai aktivitas kesenian digelar secara santai, juga perbincangan santai antar-komunitas.

Event ini mempertemukan pelaku pariwisata dan kesenian dalam bentuk pameran, pergelaran, demo kesenian dan kerajinan dll, yang dilangsungkan dalam suasana informal, santai, mengalir, dan tidak gegap gempita. Pengunjung terbuka bagi siapa saja, seperti; kalangan pengusaha, birokrat, ibu-ibu, pelajar, pendidik, seniman dan sebagainya, gratis.

Acara yang disiapkan berupa Demo Lukis, Ukir, Batik, Keramik, Kerajinan dll, Pergelaran Musik Akustik, Tari, Baca Puisi, Pameran Senirupa (lukis, patung, keramik, fotografi), Lomba Mewarnai dan Lomba Melukis untuk anak-anak. Lomba inipun lebih bersifat fun karena tidak berorientasi hadiah, beaya pendaftarannya pun hanya lima ribu rupiah. Peserta boleh datang kapan saja (asal pada hari itu), tanpa batas waktu, dan menyerahkan karya berapa saja.

Diselenggarakan oleh Komunitas Putri Bulan Kota Batu, acara ini akan digelar sebulan sekali manakala mendapat respon bagus. Meski festival hanya berlangsung sehari, karya-karya seni rupa tetap dipajang di galeri permanen di lokasi.

Iklan