Ketua KBIH Al Madinah Ditahan

Kapolres Bantah Ada Nuansa Politik

Tersangka = Ketua dan Wakil Sekretaris KBIH Al Madinah tersangka kasus jual beli kursi haji keduanya mendekam di Polres Mojokerto saat di ruang Kapolres (prayogi waluyo)

Tersangka = Ketua dan Wakil Sekretaris KBIH Al Madinah tersangka kasus jual beli kursi haji keduanya mendekam di Polres Mojokerto saat di ruang Kapolres (prayogi waluyo)


MOJOKERTO (BM) –Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Madinah, H. Abdul Khotib (50) tersangka kasus jual beli kursi haji di Kabupaten Mojokerto, akhirnya juga mendekam di tahanan Polres Mojokerto. Tersangka yang dinilai sebagai pihak paling bertanggung jawab dalam kasus pemalsuan dokumen – dokumen tersebut dijebloskan ke tahanan setelah menjalani pemeriksaan pada Rabu (02/01) sekitar pukul 09.00 s.d 15.00.

Penahanan H. Abdul Khotib, menyusul Wakil Sekretaris Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Madinah, Yusuf Efendi S.Pd I (27) yang lebih awal mendekam di tahanan Polres Mojokerto. H. Abdul Khotib sempat dua kali mangkir tanpa alasan dari panggilan tim penyidik khusus Satreskrim Polres Mojokerto. Dan pemangilan kali ketiga pun mangkir namun dengan alasan sakit yang dilampiri surat keterangan sakit yang dibawah pengacaranya ke Polres Mojokerto.

Sikap kurang kooperatif dari tersangka H. Abdul Khotib, membuat pihak Polres Mojokerto akan melakukan penjemputan paksa apabila tidak segera memenuhi panggilan Tim Penyidik Khusus Satreskrim Polres Mojokerto. Bahkan Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho dengan ekspresi dan nada kecewa mengatakan kepada kedua tersangka di hadapan wartawan di ruang kerjanya bahwa pihaknya bukan musuh dalam penangangan kasus yang sedang dijalani kedua tersangka.

Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho, mengatakan penahanan kedua tersangka merupakan hasil pengembangan atas kasus dugaan jual beli kursi haji di Kabupaten Mojokerto yang berawal dari 36 CHJ gagal berangkat pada kloter 44 tahun 2012. Seperti Wakil Sekretaris Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Madinah, Yusuf Efendi. Ia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan setelah Tim Khusus mengindikasikan kuat tersangka sebagai operator penerbitan Surat Pemberangkatan Pergi Haji (SPPH) palsu. Yusuf Efendi turut bertanggungjawab memalsulan SPPH ke-36 CJH tersebut.

Sedangkan penetapan tersangka dan penahanan H. Abdul Khotib selaku Ketua KBIH Al Madinah karena dinilai sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam kasus pemalsuan dokumen – dokumen tersebut. Sebab peran H. Abdul Khotib sebagai pihak yang memerintahkan untuk membuat dokumen palsu, sementara Yusuf sebagai orang yang memalsukan dokumen.

Dengan adanya bukti-bukti yang ditemukan tim penyidik khusus Satreskirm dalam pengembangan penanganan kasus tersebut kedua tersangka dijerat pasal berlapis dalam kasus pemalsuan dokumen tersebut. Pasal 378 KUHP tentang penipuan, pasal 266 KUHP tentang menempatkan keterangan palsu dalam bukti otentik serta pasal 263 tentang pemalsuan surat atau dokumen dengan ancaman enam tahun penjara.

Praktek pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh tersangka, kata Kapolres Mojokerto, disinyalir sejak awal beroperasinya kantor KBIH Al Madinah berdiri tahun 2010. Kapolres tidak berandai-andai dan menggunakan data hasil dari penyidikan jika ada yang menyebutkan KBIH Al Madinah berdiri sejak enam tahun lalu.

Sementara terkait dengan adanya keluhan dari pihak keluarga dekat Ketua KBIH Al Madinah dan opini publik yang mempertanyakan penanganan kasus jual beli kursi haji masih pada KBIH Al Madinah yang dilakukan polisi disinyalir bermuatan politik. Padahal ada dugaan praktek tersebut juga dilakukan KBIH lainya yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho, membantah penanganan kasus jual beli kursi haji 36 Calon Jemaah Haji kloter 44 di Kabupaten Mojokerto ini disebut bernuansa politik karena masih hanya berkutat pada KBIH Al Madinah saja. “ Kami masih menyelesaikan satu kasus KBIH Al Madinah ini dulu jika dalam penyidikan selanjutnya ada indikasi yang mengarah ke kasus yang sama kepada KBIH lainnya maka akan dikembangkan lebih lanjut,” janji Kapolres. (gie)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s