Penembak Misterius Gegerkan Mojokerto

oleh : Prayogi Waluyo

Kapolda Jatim saat meninjau TKP (ist)

Kapolda Jatim saat meninjau TKP (ist)


MOJOKERTO (BM) – Sebuah tembakan misterius kepada warga di dalam rumah mengegerkan Mojokerto menjelang subuh Senin (2/9) pagi. Korban diketahui bernama Fahmi (25), yang tinggal di rumah kontrakan di Dusun Ketok, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. mengalami luka serius dibagian lengan tangan sebelah kiri dan bersarang di dada sebelah kiri. Selanjutnya, korban dilarikan ke UGD RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.

Penembakan itu terjadi sekitar pukul 03.30, dirumah kontrakan korban yang selama ini berprofesi sebagai Satpam di salah satu Hotel di Bali. Menurut keterangan Salim, paman korban, sebelum penembakan terjadi.

Korban saat itu sedang makan mie dan menonton TV. Tiba-tiba korban mendengar suara bel rumah. ‘’ Karena mendengar bel berbunyi, korban langsung membukakan pintu,’’katanya saat di UGD. Belum diketahui persis motif penembakan yang melukai Fahmi. Namun sejumlah warga menuturkan bahwa penembakan di dalam rumah dengan pelaku langsung balik kanan itu berlangsung sangat cepat.

‘’ Setelah pelaku menanyakan apakah kamu Fadli, Fahmi menjawab, saya bukan Fadli. Selain itu, pelaku juga menanyakan, apakah kamu anggota (Polisi, red). Fahmi kembali menjawab jika dirinya bukan anggota,’’ujarnya. Hanya dengan hitungan detik, pelaku kemudian memuntahkan peluru dari pistolnya kearah lengan tangan korban dan tembus dada kiri.

Tak lama kemudian sekitar pukul 09.00, Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono langsung turun ke Mojokerto begitu mengetahui penembakan misterius dengan target anggota polisi. Tidak main-main, Kapolda Unggung ingin melihat langsung TKP. Begitu tiba di Mojokerto, Kapolda langsung menuju TKP untuk memastikan apakah ini ada kaitannya dengan teror terhadap anggotanya atau tidak.

Selama kurang lebih setengah jam, Kapolda berada di TKP untuk melihat sendiri. Dia mengamat-amati rumah yang pernah dikontrak Brigadir Zulfadli Saoma Roma tersebut. Seluruh isi rumah dan ruangan juga diamat-amati. Bahkan Unggung juga melihat foto. Namun, tidak seorang pun diijinkan masuk begitu police line terpasang.

Kapolda didampingi Kapolres Mojokerto AKBP Muji Ediyanto dan Kasat Reskrim AKP I Gede Suartika. Kapolda tampak geleng-geleng kepada tidak percaya dengan insiden itu. Setelah memeriksa seluruh ruangan, Kapolda juga menyusuri gang samping rumah. Bercak darah yang ada di ruang tamu hingga teras rumah juga tak luput dari pengamatan Kapolda.
Setelah mendatangi TKP, Kapolda juga memberi dukungan moril kepada korban. Dia mengunjungi korban Fahmi yang tergeletak di UGD RSUD Mojosari. Usai kunjungan, Kapolda Unggung menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas insiden tersebut.

Apalagi kini bentuk teror kepada polisi kerap terjadi. ‘’ Sudah kita amankan sejumlah saksi. Enam orang sudah kita jadikan saksi untuk kita periksa. Soal motif, semua masih kita selidiki,” kata Unggung yang akan memberi atensi khusus kasus ini.

Sejumlah sumber menyebutkan, Fadli adalah anggota polisi yang pernah bertugas di Resmob Polda Jatim, sebelumnya menjadi anggota Reskrim di Polsek Trawas dan Pacet, bahkan sempat menjadi anggota Resmob Polres Mojokerto. dan saat ini Fadli sendiri menjadi anggota Unit Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Sat Sabhara Polresta Mojokerto Kota.

Hingga berita ini diturunkan, Polisi sampai saat ini masih menyelidiki pelaku penembakan dengan sasaran anggota polisi. Meski akhirnya melukai Fahmi, warga Pungging, penembakan ini membuat penasaran banyak orang. Apalagi dengan jarak tempak tak lebih dari dua meter, pelaku hanya melukai korban.

Menurut keterangan saudara-saudara korban, pelaku seakan terlatih. Seakan telah ditugaskan, pelaku begitu mahir menembak dan akhirnya melukai lengang tembus dada kiri. Belum ada yang tahu, apakah ini suruhan atau sengaja pelaku utama.

Berikut ciri-ciri pelaku. Logat atau dialeknya masih Jawa. Pelaku diketahui memiliki kulit putih. Kepalanya agak botak dengan kumis menghiasi bawah hidungnya. Saat beraksi, dia memakai celana pendek dan kaus.
Pelaku yang menyebut sosok Brigadir Fadli dalam penembakan misterius berbuntut panjang. Tidak saja Polda Jatim yang turun tangan melihat TKP langsung. Saat ini bahkan Propam Polda Jatim dan Propam Polres Mojokerto Kota memilih memeriksa Fadli. Dalam pemeriksaan tertutup, Fadli diperiksa diruang Propam Polres Mojokerto.

Terpisah, Kapolres Mojokerto AKBP Muji Ediyanto menyatakan, pihaknya memintai keterangan enam saksi. ‘’ Termasuk anggota polisi Fadli juga kita periksa. Nanti setelah ini bisa kita gali lebih jauh soal sosok Fadli,’’ kata Kapolres Mojokerto AKBP Muji Ediyanto kepada sejumlah wartawan di Mapolres Mojokerto.

Pemeriksaan ini akan fokus pada sosok Fadli. Apalagi nama Fadli ini disebut oleh pelaku. Apakah pernah memiliki persoalan serius dan kasus besar apa yang melibatkan sosok ini. ‘’Mudah-mudahan ini tak terkait teror atas anggota kita,’’ Papar Muji yang belum mau menyebut keberadaan Fadli. Sementara itu, insiden penembakan itu terus diselidiki.
Menurutnya, insiden itu terjadi di areal perkampungan dengan padat penduduk. Saksi yang kini sudah diperiksa enam orang. ‘’Kemungkinan saksi akan bertambah karena itu kawasan penduduk. Pasti akan lebih banyak yang mengetahui,’’ Pungkas Kapolres yang baru saja definitif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s